
RAMAH TAMAH : Bupati Ketapang, Martin Rantan, menghadiri ramah tamah bersama unsur pimpinan DPRD Ketapang periode 2024-2029, Jumat (11/10) malam.
KETAPANG, MENITNEWS.id – Usai pelantikan unsur pimpinan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang menggelar ramah tamah bersama Forkopimda dan masyarakat Ketapang, Jumat (11/10) malam. Acara yang berlangsung di Gedung DPRD Ketapang ini dihadiri Ketua DPRD Ketapang periode 2019-2024, M Febriadi.
Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang sudah memberikan amanah untuk menjadi Ketua DPRD Ketapang. “Dari empat belas kabupaten dan kota, Ketapang menjadi yang pertama yang mempunyai pimpinan DPRD defenitif,” katanya.
Dia menjelaskan, kedepannya dia ingin menjadikan kantor DPRD Ketapang menjadi rumah masyarakat, tempat untuk aspirasi, tempat untuk kolaborasi, mendukung pembangunan yang akan direncanakan oleh pemerintah daerah.
“Saya mengajak kepada semuanya, mari kita bersinergi, mari kita berkolaborasi antara eksekutif, legislatif, yudikatif, Fokopimda, para kepala OPD, dan perusahaan yang ada di Ketapang, kita sepakat untuk membangun Ketapang yang lebih baik,” ajak Sholeh.
Ketua DPRD Ketapang periode 2019-2024, M. Febriadi, berharap kepada pimpinan dan anggota DPRD Ketapang periode 2024-2029 dapat bekerja sama menjadi mitra pemerintah daerah untuk memajukan Ketapang. “Semoga dapat melaksanakan salah satu fungsi dan tugas DPRD, yaitu fungsi pengawasan,” harap Febriadi.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Ketapang, Martin Rantan, mengatakan pemerintahan di daerah adalah Bupati dan DPRD. “Oleh karena itu, apabila anggota DPRD menerima demo dari masyarakat, tentunya harus bersama-sama dengan eksekutif untuk menghadapinya,” ucapnya.
Dia berharap terjadi sinergisitas antara Bupati dan DPRD, sehingga terjalin kerja sama yang baik dalam membangun Kabupaten Ketapang yang lebih maju. “Saya berharap kepada pimpinan dan anggota DPRD Periode 2024-2029, dapat bersama-sama dengan pimpinan daerah untuk datang ke Pemerintah Provinsi Kalbar untuk membahas rekomendasi DPRD Ketapang untuk pemekaran wilayah Kabupaten Ketapang,” ajak Martin. (*)